Sabtu, 03 September 2022

PIKIRAN TERBUKA KARENA GURU INFORMATIKA



RESUME 6 BM-27 PGRI


Menulis adalah hal yang mudah diucapkan tapi cukup sulit untuk dilakukan. Terutama bagi penulis pemula seperti saya. Menurut Ibu Rita Wati, S.Kom., penulis pemula seringkali menemukan kendala seperti 1) Susah ide, 2) Miskin kosa kata, 3) Sulit merangkai kata, 4) Menunda-nunda, 5) Bingung mau menulis apa, 6)Tidak Percaya Diri, 7) Bingung mau dimulai dari mana, dan 8) Merasa tulisannya jelek tidak layak dibaca. Dan ternyata kedelapan kendala tersebut saya mengalaminya.


Hal tersebut dipaparkan sebagai pengantar materi oleh Bu Rita sebagai narasumber dalam pertemuan ke-6 Kelas BM-27. Pertemuan ke-6 ini dipandu oleh moderator ceriwis yang katanya memiliki nama unik dan tidak pasaran yaitu Arofiah Afifi. Namun nama uniknya tersebut akrab disapa dengan sebutan Ovi saja, karena menurut beliau nama itu manis dan mudah diingat. Kelas pada malam ini menjadi terasa meriah dengan pantun-pantun pembuka dari Bu Ovi.

 

Tema yang dibahas pada pertemuan ke-6 ini adalah ”Rahasia Mudah Menulis dan Menerbitkan Buku untuk Berprestasi”. Narasumber Bu Rita atau yang akrab disapa Cikgu adalah alumni Kelas BM-10 PGRI. Beliau memiliki banyak pengalaman menulis dan prestasi di dalam dan luar negeri karena menulis. Menurut pengakuan beliau, prestasi tersebut beliau raih berkat mengikuti kelas BM-10 PGRI pada tahun 2020 silam. Keren ya Kelas BM. J 

Bu Rita saat ini aktif menjadi pengajar imformatika di SMPN 2 Mendoyo Jembrana-Bali. Keahlian beliau di Bidang informatikan mengantarkan beliau master bloger dan master youtuber. Karena kepiawaiannya dalam menulis dan mengelola blog, beliau juga sering diundang untuk menjadi moderator dan narasumber dalam kelas menulis ataupun bloger. Termasuk menjadi narasumber di Kelas BM sejak gelombang 16 sampai dengan 27 ini.




Bagaimanakah jika kendala yang disampaikan diawal tadi datang mendera? Cikgu menyampaikan jawaban dari kendala tersebut sebagai:

Rahasia Menulis dan Menerbitkan Buku dan Berprestasi


 

 1.   Menguasai diri sendiri

Hal tersebut dapat dilakukan dengan menetuan tujuan menulis, karena dengan mengetahui tujuan menulis maka hal tersebut akan dapat menjadi motivasi yang kuat untuk menghasilkan sebuah tulisan. Dan hal yang yang sangat dipelukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah ketekunan.


 

2.   Baca Buku-buku terbaik

Ketika seseorang banyak membaca, maka orang tersebut akan cepat menemukan ide dan kaya dengan kosa kata sehingga akan dengan mudah menuangkan ide tersebut ke dalam sebuah tulisan. Menurut Cikgu “membaca itu tidak mesti harus membaca buku akan tetapi bisa juga membaca suatu kejadian. Misalkan Bpk/ibu mengalami suatu peristiwa yang bahagia atau sedih kemudian dituangkan ke dalam tulisan maka Bpk/ibu sudah berlatih menjadi seorang penulis”.

 

3.   Tulis Semua Ide

Tuangkanlah ide yang muncul ke dalam bentuk tulisan. Tulis saja semua ide tersebut terlebih dahulu tanpa mengedit atau memperhatikan PUEBI agar kata-kata yang ingin ditulis mengalir tanpa hambatan. Setelah tulisan rampung barulah mengedit tulisan dengan memperhatikan kaidah-kaidah penulisan yang benar.

 

4.   Tekun Berlatih Menulis

Ketekunan dalam menulis dapat dilatih dengan menantang diri untuk menulis setiap hari walaupun hanya 100 kata. Setelah itu tingkatkan menjadi 150 kata, lalu 3 paragraf (pentigraf) sampai akhirnya 1000 kata setiap harinya. Jika hal tersebut dilakukan secara terus menurus, maka tidak menutup kemungkinan dalam waktu sebulan saja kumpulan tulisan tersebut akan dapat diterbitkan menjadi sebuah buku solo. Salah satu media yang bisa digunakan untuk berlatih menulis adalah blog karena menurut Cikgu blog merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk mempublikasikan karya tulis tanpa takut ditolak.


 

5.   Buat Konsep/TOC

Setelah terbiasa menulis, maka agar tulisan dapat dijadikan sebuah buku dapat dilakukan dengan membuat peta konsep/TOC (Table of Cotent) atau yang kita kenal dengan Daftar Isi. Hal tersebut akan memudahkan untuk membuat tulisan (menyusun buku buku) menjadi sistematis sehingga tulisan yang dihasilkan akan mudah dipahami oleh pembacanya.

 

6.   Tindak Lanjut (Membukukan Tulisan)

Mulailah membukukan dengan cara bergabung menulis buku antologi. Menurut Cikgu hal tersebut dapat menumbuhkan rasa percaya diri untuk menjadi seorang penulis. 


Untuk menghasilkan tulisan yang baik dan berkualitas, tentunya ada kaidah-kaidah dasar yang harus dipenuhi. Berikut paparan Cikgu mengenai kaidah-kaidah dasar tersebut.

  1. Penggunaan huruf besar dan kecil yang tidak tepat. (bisa jadi karena buru-buru dalam menulis)
  2. Paragraf panjang-panjang. (usahakan paragraph tidak melebih dari 10 kalimat dalam 1 paragraf. Terlebih kalau di blog usahakan
  3. Penggunaan tanda baca seperti (titik, koma, titik dua, setrip-tanda petik dsb).
  4. Kata baku. (bisa install KBBI V)
  5. Penggunaan kata yang tidak efektif.
  6. Penggunaan istilah asing yang sering keliru
  7. Penggunaan kata depan di yang sering keliru dipisah atau disambung

 
Lalu apa hubungannya menulis dan berprestasi?. Tentu saja sangat erat hubungannya, karena jika sudah punya tulisan maka tulisan tersebut dapat diikutsertakan di lomba-lomba menulis. Kalah tidak usah dijadikan masalah, justru harus dijadikan sebagai pemupuk semangat untuk menghasilkan tulisan yang lebih bagus lagi dari sebelumnya. Selain itu untuk, beberapa kompetisi diluar bidang menulis justru mempersyaratkan tulisan berupa esai sebagai jawaban dalam formulir pendaftarannya. Seperti yang pernah dialami oleh Cikgu ketiga mendaftar dalam event ALCoB ICT Virtual Training bersama 5 negara juga dalam mengikuti lomba Guru Inspiratif Kemendikbudristek tahun 2021. Jadi, jika tulisan yang kita tampilkan dalam setiap event bagus, maka insyaAllah prestasi akun mengikutinya.

Selain prestasi, ada banyak manfaat lain yang akan didapatkan ketika seseorang tekun menulis.
 


Cikgu menuliskan dalam slide presentasinya, menurut para ahli manfaat menulis adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan kecerdasan
  • Mengembangkan daya inisiatif dan kreatifitas
  • Menumbuhkan keberanian
  • Mendorong kemauan dan kemampuan mengumpulkan informasi

 


Selain itu, dari segi kesehatan, menulis juga memiliki beberapa manfaat yaitu:

  • Meredakan stress
  • Memecahkan masalah dengan lebih baik
  • Menuangkan perasaan sesuai keinginan
  • Memperbaiki suasana hati
  • Meningkatkan daya ingat

 

Ternyata menulis banyak untungnya ya... Jadi yuk kita sama-sama terus mengasah kemampuan menulis kita, agar suatu saat nanti kita dapat mengukir prestasi karena tulisan yang kita buat.

6 komentar:

  1. Terima kasih banyak resumenya Bu . Rapih point' nya dapet

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih banyak Bu Ovi... Masih harus belajar banyak :)

      Hapus
  2. Membaca resume cekgu ibarat makanan ketika dicicipi rasanya pas tidak lebih tidak kurang dan ingin nambah. Keep writing and sharing

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih banyak Cikgu... Mohon dibimbing terus...

      Hapus

MENULIS PUISI YUUUK...

RESUME 18 KELAS BM-2 Pertemuan ke-18 Kelas BM-27 kembali dipandu oleh Bapak  Dail Ma'ruf  sebagai moderator. Kali ini tema yang diangkat...